Mengenal Konsep Model

Kata “model” merupakan istilah umum yang prakteknya banyak digunakan dalam berbagai peristiwa untuk menjelaskan berbagai fenomena. Dalam pengertian umum, Damandiri mengutip Departemen P dan K (1984) mengemukakan model adalah pola (contoh, acuan, ragam) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan. Model juga bisa merupakan  abstraksi  dari sistem sebenarnya, dalam gambaran yang lebih sederhana serta mempunyai tingkat prosentase yang bersifat menyeluruh. Model adalah abstraksi dari realitas dengan hanya memusatkan perhatian pada beberapa sifat dari kehidupan sebenarnya.

Dalam teknologi, model menunjukkan representasi suatu masalah dalam bentuk yang lebih sederhana dan mudah dikerjakan (STEI, 2006). Menurut fungsinya model dibedakan ke dalam (a) model deskriptif (hanya menggambarkan situasi sebuah sistem tanpa rekomendasi dan peramalan), (b) model prediktif (model ini menunjukkan apa yang akan terjadi, bila sesuatu terjadi) dan (c ) model normatif yakni  model yang menyediakan jawaban terbaik terhadap satu persoalan. Model ini memberi rekomendasi tindakan-tindakan yang perlu diambil.

Menurut struktur,  pengertian model dapat dibedakan kedalam model ikonik, analog dan simbolik. Model ikonik memberikan visualisasi atau peragaan dari masalah yang ditinjau. Tampilan model bisa berbentuk foto, maket, dan atau grafik. Model analog adalah suatu model yang menirukan sistem aslinya dengan hanya mengambil beberapa karakteristik utama dan menggambarkannya dengan benda atau sistem lain secara analog. Contohnya aliran lalu lintas di jalan dianalogkan dengan aliran air dalam system pipa.

Model simbolis, adalah suatu model yang menggambarkan sistem yang ditinjau dengan simbol-simbol biasanya dengan simbol-simbol matematik. Dalam hal ini sistem diwakili oleh variabel-variabel dari karakteristik system yang ditinjau.

Menurut referensi waktu, model dibedakan ke dalam model statis dan dinamis. Model statis adalah  model yang tidak memasukkan faktor waktu dalam perumusannya, sedangkan model dinamis  mempunyai unsur waktu dalam perumusannya. Pembagian model menurut referensi kepastian, dibedakan ke dalam model deterministic, probabilistik dan game.

Dalam model deterministic  ini pada setiap kumpulan nilai input, hanya ada satu output yang unik, yang merupakan solusi dari model dalam keadaan pasti. Model probabilistik  adalah model yang menyangkut distribusi probabilistik dari input atau proses dan menghasilkan suatu deretan harga bagi paling tidak satu variabel output yang disertai dengan kemungkinan-kemungkinan dari harga harga tersebut.  Game adalah  teori permainan yang mengembangkan solusi-solusi optimum dalam menghadapi situasi yang tidak pasti. Pembagian model menurut tingkat generalitas dibedakan ke dalam model umum dan khusus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s