Model Percepatan Adopsi

Model percepatan adopsi inovasi teknologi didesain melalui tahapan sistematis mulai dari identifikasi kondisi adopsi teknologi eksisting, menemukenali simpul-simpul struktural alur adopsi (adoption path ways), sampai memformulasikan model. Model disusun dalam dua bentuk yaitu model simbolik menggunakan lambang-lambang yang secara empiris berbasis ekonometrik, dan model diagramatik yang memvisualisasikan masalah ke dalam bentuk diagram atau bagan alir.
Di dalam model simbolik, percepatan adopsi yang merupakan proksi senjang adopsi diungkap hubungannya dengan faktor-faktor internal maupun eksternal petani yaitu faktor umur, basis pendidikan formal, tanggungan keluarga, penguasaan asset lahan (sawah/ladang) dan ternak, aksesibilitas lokasi usahatani ditinjau dari pusat pertumbuhan ekonomi, sumber permodalan, pasar input/output dan sumber teknologi sebagai proksi pendampingan. Model simbolik diformulasikan dalam bentuk persamaan regresi berganda, semilog dan alternatifnya dengan fungsi binary logit.
Rancangan model percepatan adopsi inovasi yang tersusun secara simbolik menunjukkan keragaan yang beragam menurut subsektor tanaman pangan (padi, jagung dan kedelai), manggis dan sapi potong, akan tetapi dari keragaman itu terdapat beberapa unsur utama dalam semua model yaitu (a) aksesibilitas lokasi usahatani yang dicerminkan oleh “jarak” ke sumber teknologi. Jarak ke sumber teknologi dalam hal ini merupakan proksi dari pendampingan teknologi, (b) basis pendidikan formal petani dan (c) eksistensi sumber permodalan.
Secara diagramatik, model percepatan dibangun berkaitan dengan model simbolik yang antara lain mengarahkan pada peran sentral dari sumber teknologi. Dengan dasar itu dalam tataran praktis model diagramatik percepatan adopsi berbentuk diagram alir yang menggambarkan hubungan fungsional antara sumber-sumber teknologi mulai dari BPTP sampai ke petani. Model yang disusun bersifat futuristic , merespon dan sekaligus mengantisipasi dinamika pembangunan pertanian antara lain adanya UU No 16/2008 dan perkembangan teknologi informasi.
Dalam model diagramatik, meski petani memiliki akses informasi ke berbagai sumber teknologi akan tetapi adanya jalur langsung penyampaian informasi dari BPTP ke petani menjadi landasan bagi penguatan peran BPTP sebagai sumber teknologi utama.
Percepatan adopsi merupakan faktor kunci mendukung dinamika pembangunan pertanian, oleh karena itu diperlukan langkah kongkrit sebagai berikut:
Meningkatkan koordinasi antar semua stakeholders di semua level wilayah administratif mulai provinsi, kabupaten hingga kecamatan (BPP) yang dimotori BPTP untuk membangun komitmen bersama menyusun strategi penerapan model percepatan teknologi di berbagai subsektor pertanian.
Meningkatkan fasilitasi penyediaan materi informasi yang memenuhi kualifikasi muatan materi yang dibutuhkan petani dengan jumlah yang memadai sehingga dapat memperluas jaringan distribusi infotek.
Meningkatkan intensitas pendampingan kepada petani sebagai kompensasi untuk mendekatkan sumber teknologi dan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan usahatani yang lebih produktif.
Mendorong penguatan kelembagaan petani untuk mengatasi kelemahan permodalan usahatani. Alternatif yang bisa dipertimbangkan adalah: Pertama, menginisiasi terbentuknya Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis yang berasosiasi dengan kegiatan petani. Kedua, menjalin kerjasama kemitraan dengan instansi pemerintah atau swasta yang memiliki fasilitas penyediaan permodalan petani, antara lain memanfaatkan kebijakan CSR (corporate social responsibility) sebagai sumber modal.
Memperluas jaringan komunikasi dengan pihak-pihak yang terkait dengan fasilitasi penyediaan input dan jaminan pelayanan output untuk lebih memotivasi kegiatan usahatani.

Rachmat Hendayana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s